Halo !!!

Siang-siang iseng akhirnya saya mencoba membuat play doh. Sudah nggak asing kan ya buat buibu yang suka banget mempraktekkan montessori di rumah. Nah, saya juga mau bagi-bagi resep membuat play doh sendiri dengan bahan aman untuk anak-anak. 

Resep mudah membuat Play Doh tanpa cream of tartar dan tanpa dimasak :
1. Terigu 2 gelas belimbing
2. Garam halus 1 gelas belimbing
3. Minyak goreng / minyak zaitun 2-3 sdm
4. Air putih 1 gelas belimbing
5. Tepung maizena 3 sdm
6. Pewarna makanan jumlahnya sesuai keinginan

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu, garam, tepung maizena, lalu aduk perlahan hingga tercampur
2. Masukkan air putih sedikit demi sedikit, aduk sampai adonan tercampur
3. Masukkan minyak kemudian aduk lagi
4.Uleni adonan hingga kalis
5. Jika adonan lengket di wadah, tambahkan terigu secukupnya hingga tidak lengket lagi dan tekstur menyerupai play doh asli
6. Bagi menjadi beberapa bagian sesuai warna 
7. Uleni adonan hingga warna tercampur rata dalam adonan
8. Simpan dalam plastik / zipper bag jika sedang tidak digunakan (letakkan dalam kulkas agar play doh awet)


Read More
Hai hai !!!

Masih ada nggak sih yang nggak suka belanja online jaman sekarang ini ?

ADA ! Ada BANGET !

Capslock :)

Suami saya.

Saya kurang tahu persis kenapa dan ada apa sehingga dia tidak mau belanja online tapi setahu saya dia pernah belanja online hanya beberapa kali saja, itupun hanya beli chasing HP yang katanya susah ditemuin padahal dia butuh banget, hanya dijual di online shop (olshop). 

Pernah saya tanya kenapa, dia hanya jawab nggak pengen aja. What?! 

Sedangkan saya, istrinya senang sekali belanja online. Bagi saya, penyedia jasa e-commerce apapun itu baik situs belanja online, tiket online, reservasi hotel online, ojek online, taxi online, sampai asisten bersih-bersih rumah pun bisa order online itu sangat sangat sangat membantu sekali, what a wonderful life kan yaaaaa.. Hihihi

Read More


Halo !

Pasti sudah banyak yang tahu Yahoo! Messanger akan dinonaktifkan pertanggal 5 Agustus 2016 nanti. Hal ini dikarenakan ada perubahan ke versi terbarunya. 

Padahal dulu sebelum kita mengenal Whatsapp dan social media lainnya, YM menjadi media yang sangat berperan penting menjalin silaturahmi, bahkan ke segala penjuru dunia. 

Saya merupakan salah satu pengguna YM aktif pada masanya. Mungkin buat sebagian orang yang tidak terlalu 'ngeh' dengan chattingan ini, mengganggap ditutupnya YM adalah hal yang biasa. Tapi, bagi saya cukup menyedihkan. Nggak sedih-sedih amat sih, cuma mellow aja. Secara dulu pertemanan saya yang terjalin lewat YM cukup banyak, lil bit touchy.

Dulu, seingat saya hampir setiap malam saya sibuk join room entah di room mana aja. Saya pun lebih suka join room negara lain dibanding room Indonesia. Karena kata mantan redaktur saya, ditempat saya dulu magang, saya harus banyak-banyak main YM, join room negara lain, agar bahasa Inggris saya terasah. Setidaknya, kalau ngobrol via chat pake Inggris jadi nggak kaku-kaku amat. Yeah, I did. Tiap pulang kuliah sampe pagi duduk depan komputer, karena laptop masih belum seringan sekarang, ngetik-ngetik, senyum-senyum, tau-tau subuh. Bhay!

Read More

Halo buibu !
Kali ini saya mau review cleanser yang sedang sering saya gunakan. Sudah satu tahun terakhir saya sering pakai foundation untuk menutupi bekas jerawat, kadang pun saya pakai concelear juga untuk menutupi mata panda, nah oleh sebab itu cleanser buat saya sama penting dengan peralatan make up lainnya. Selain memang butuh untuk melunturkan foundation sampai keakar-akarnya, saya nggak mau asal pilih cleanser karena pengaruh banget ke kebersihan muka saya. Kalau nggak bersih jadi semakin gawat malah nambah jerawat deh.

Saat ini saya pakai Bioderma Sensibio H2O. Bioderma ini katanya merupakan cleanser aman untuk membersihkan wajah dari make up karena merupakan micellar water atau partikel aman untuk mengangkat bekas make up yang tidak mengandung alkohol, tidak berbau, tidak mengandung bahan pengawet (paraben free) dan tidak menimbulkan alergi (hypoallergenic). 

Read More


Hai hai !

Jumat minggu lalu saya, Maliq dan sepupu saya berkunjung ke Perpustakaan Anak Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Sudah sejak lama saya memang ingin sekali ngajak Maliq kesana, karena katanya selain banyak buku anak, juga ada playground dan banyak mainan untuk mengasah kepintaran anak.

Waktu saya masih SD, saya dan dua sepupu saya lainnya memang sering sekali datang ke perpustakaan anak di TIM ini. Maklum rumah kakek kami jaraknya nggak terlalu jauh, hanya jalan kaki kearah belakang. 

Dulu, perpustakaan TIM tak sebagus sekarang. Saya ingat letaknya dilantai 2, digedung yang sekarang menjadi bioskop XXI. Seingat saya, perpustakaannya sepi, banyak buku anak-anak, adem dan sedikit lembap. Tapi saya dan sepupu lainnya senang sekali main kesana karena bisa baca buku dongeng-dongeng anak. 

Letak perpustakaan ini tepat disamping kanan gedung Planetarium. Dari pintu masuk pun sudah terlihat gedung terpisah yang memang bentuknya bagus dibanding Planetariumnya. Kayaknya memang planetarium ini butuh direnovasi deh ya, kucel gitu :p

Masuk ke perpustakaan tidak dipungut biaya alias gratis, hanya bayar parkir saja bagi yang bawa kendaraan. 

Read More


Halooo !
Pernahkah buibu mikir apa aja sih vaksin atau imunisasi yang wajib dan nggak wajib diambil ?

Kalau saya sih sering hehehe

Tiga bulan lalu akhirnya jadwal vaksin Maliq lengkap, alhamdulillah! Jadi nanti tinggal pengulangan aja pas umur 5 tahun kata dokternya. Lumayan bikin dompet nafas hihihihi

Selain memang vaksin jaman sekarang sepertinya semakin beraneka ragam, harganya pun pricey sekali. Beda harga mungkin kalau buibu ke puskesmas atau rumah vaksin yang sekarang sudah semakin banyak dan mudah ditemui. Kalau saya, semuanya dilakukan di rumah sakit ibu dan anak. Bukan karena apa-apa tapi memang dekat dari rumah aja, jadi agak males kalau harus nyari tempat lain lagi. 

Saya pernah nanya sama dokter anak, kebetulan memang nggak pernah ganti dokter sejak Maliq lahir sampai sekarang pun. Maliq selalu vaksin di RS Hermina Depok dengan dr Rastra. Sebenarnya vaksin apa saja yang wajib dan nggak wajib diambil. Mengingat harga-harga vaksin tinggi-tinggi sekali dan kesemuanya masih asing buat kami. Jawaban dokter semuanya WAJIB. 

Duar! *elus elus dompet*

Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home