Belitung Timur Trip

No Comments
Holaaa..
Sudah baca Trip ke Belitung Bersama Balita di postingan saya sebelumnya? Nah, di sini saya ingin bahas khusus Belitung Timur saja.

Setelah beres urusan sewa mobil di Bandara, Suami saya dan Maliq langsung menuju hotel untuk check in, awalnya langsung mau nyusul saya ke Belitung Timur, tapi berhubung Maliq kebelet pup dari bandara, mereka pun check in duluan. Maliq pup dulu, ganti baju lalu berangkat nyusul saya ke Belitung Timur.

Jarak dari kota (Tanjung Pandan) ke Belitung Timur sekitar 20 km. Perjalanan normal menggunakan mobil bisa ditempuh hanya 1 jam dengan kecepatan bisa mencapai 60 km (pengakuan suami saya). Sedangkan saya, berangkat dari penginapan menuju Belitung Timur dengan bus, memakan waktu sekitar 1.5 jam lebih (hampir 2 jam) dengan kecepatan mungkin sekitar 40 km.

(Note: Kalau kalian menggunakan jasa open trip, hal ini nggak begitu penting sih karena schedule sudah diatur beserta jarak-jarak tempuhnya kecuali mungkin sewa supir dan mobil sendiri)

Jalanan dari Tanjung Pandang menuju Belitung Timur di sana sangat sepi. Kami jarang ketemu warga lokal jalan kaki atau keluar-keluar rumah. Paling hanya berpapasan dengan mobil, motor pun jarang sekali. Disepanjang jalan, kami hanya melihat kebun-kebun kelapa sawit rumah-rumah warga yang asri dan tanpa pagar. Suasanya sunyi, bahkan siang hari sekalipun. Kalau saya tinggal di sana mungkin bakalan seharian bobo-bobo cantik aja kali ya saking sepinya hihihi..

Ada apa saja sih di Belitung Timur?
Saya hanya setengah hari di sana, jadi nggak sampai eksplore ke pelosok-pelosok, hanya spot-spot yang menurut saya dan versi travel blogger adalah must visit saja tapi saya pun nggak semuanya datengin. Baca aja, yuk, listnya!

1. Museum Kata Andrea Hirata
Waktu saya ke sini bareng warga kantor, nggak bayar, jadi nggak tau harganya. Setau saya sekitar Rp.35.000/orang lalu nanti kita dikasih novelnya Andrea Hirata. Buka dari jam 10.00-17.00 Sebenarnya tujuan pembelian tiket ini untuk membeli bukunya. Gitu sih yang saya baca-baca.

Untuk kamu yang suka foto, kamu wajib banget ke sini karena hampir semua sudutnya instagram-able. Apalagi untuk yang memperindah feed IG dengan sentuhan pelangi. Karena semua dinding dan benda-benda didalamnya, dicat warna warni.




2. Replika SD Laskar Pelangi
Lokasinya dekat dengan Museum Kata Andrea Hirata. Di sini hanya ada replika sekolahan aja ya buibuk. Jadi, jangan terlalu berekspetasi tinggi karena memang nggak ada apa-apa selain toko souvenir, minuman dan makanan disekelilingnya.

Tiket masuknya hanya Rp. 15.000 seinget saya (aduh! maap lupaaa..) Buibuk bisa foto di depan SD atau sedikit jalan ke belakang ada padang rumput yang lumayan buat foto-foto.



3. Rumah Keong
Letaknya di seberang Museum Kata Andrea Hirata, jadi kalau buibuk sudah mampir ke museum, jangan lupa untuk nyebrang. Di sana ada apa? Nggak ada apa-apa selain sebuah tempat berbentuk keong. Waktu kami ke sana, nggak ada yang tertarik turun karena panas banget dan sudah terlalu lelah buat foto. Padahal kalau googling, spotnya bagus untuk foto. Ada danau didepan rumah keong tadi.

Pict by Bangka Tour 

4. Kampung Ahok
Karena kharisma dan sepak terjang Ahok di dunia persilatan Indonesia ini, kampungnya pun sekarang jadi tersohor. Di sana ada rumah panggung khusus yang dibuat untuk para turis melihat-lihat sejarah Belitung sampai profile Ahok. Nggak ada tiket masuk, gratissss.

Selain itu, ada juga toko souvenir dan makanan oleh-oleh. Saya ke sini cuma mampir depan gerbangnya aja, ya karena memang bingung juga mau ngapain di dalam, hehehe.



5. Kuil Dewi Kwan Im
Letaknya masih berdekatan dengan lokasi wisata lainnya, masih di Belitung Timur juga. Terdapat Vihara / Kuil terbesar di pulau Belitung. Buibuk harus menaiki 86 anak tangga hingga sampai ke Kuil. Dari atas kuil, viewnya bisa melihat Pantai Burung Mandi dan bukit-bukit asri.

Pict from Butiktrip

Dari kelima tempat diatas hanya Kuil Dewi Kwan Im yang saya tidak kunjungi karena skip gitu, bingung mau kemana lagi pas udah sampai lokasi. Padahal, sebelum berangkat sempat googling tapi sayangnya nggak dicatat, hahahaha..

Tips ke Belitung Timur :
1. Luangkan 1 hari untuk eksplore hanya Belitung Timur karena jaraknya jauh dari pusat kota, maka perjalanannya memakan cukup banyak waktu.
2. Sebaiknya dilakukan di hari pertama sebelum hoping island agar masih banyak energi untuk turun naik, foto-foto ke semua lokasi.
3. Bawa topi, gunakan sunblock, dan pakai kacamata hitam, karena mataharinya panas banget, sumpah deh!
4. Bawa bekal makanan kecil untuk perjalanan di mobil.
5. Beli bekal sebelum berangkat, karena semakin ke Timur semakin sulit menemukan toko klontong.
6. Isi bensin dulu di kota, karena hanya di kota yang ada pom-nya. Di sepanjang jalan sih banyak yang jual, tapi perbotol.
7. Google maps sangat berfungsi sampai ke jalanan-jalanan kecil sekalipun, jadi jangan takut nyasar. Pergunakan Google Maps dengan baik. Karena jarang banget kita bisa temui orang dipinggir jalan untuk ditanya arah tujuan.
8. Bawa cash / siapkan uang tunai secukupnya, in case dijalanan atau di tempat makan / resto yang kita tuju tidak menyediakan mesin EDC untuk pembayaran dan bahkan jarang sekali bisa ketemu ATM di sepanjang jalan.

Nah! Seperti itulah ya kira-kira Belitung Timur, menurut saya sih worth to visit karena memang Belitung itu kecil dan waktu menginap 3 hari 2 malam pun cukup mengeksplore Belitung Timur dan Hoping Island, kesemuanya bisa dapat dan harga-harga tiket masuknya affordable.

Okelah, selamat berlibur yaaaa..

Jangan lupa juga baca 5 Tempat Makan yang Wajib di kunjungi di Belitung.

Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar

Post a Comment

Shout your comment here and thanks for dropping by :)